Sinergi untuk Konservasi: Pustarhut, Pusat Zoologi Terapan BRIN, dan PT Mitra Global Animalia dalam

SHARE

Bogor, 25 April 2024 – Berlokasi di Laboratorium Sutra Alam Indonesia, Pustarhut dengan Pusat Zoologi Terapan BRIN dan PT Mitra Global Animalia, perwakilan dari Animalium mengadakan audiensi untuk memperkuat kerjasama dan sinergi di bidang zoologi terapan.

Audiensi ini bertujuan untuk membahas potensi kolaborasi antara lembaga-lembaga tersebut dalam pengembangan dan penelitian satwa. Animalium, yang merupakan fasilitas riset BRIN, terletak di Kawasan Sains dan Teknologi Soekarno BRIN, Cibinong, dan dikenal dengan konsep Eduwisata yang unik, menggabungkan edukasi dan wisata melalui pameran satwa hidup dan replika.

Hernita Wahyuni sebagai Kepala Bidang PSIPLK menyampaikan harapannya “Kedepannya agar Laboratorium Sutera Alam Indonesia (LSAI) dan Animalium dapat berkolaborasi dengan baik dalam kegiatan persuteraan alam. Khususnya, dalam pengadaan display yang menggambarkan siklus ulat sutera, yang akan memungkinkan pengunjung untuk memahami secara rinci proses pemeliharaan yang dilakukan setiap periode. Ini diharapkan dapat mendukung upaya pemuliaan ulat sutera sebagai aset berharga negara.”

Pustarhut memiliki peran penting dalam pengelolaan hutan di Indonesia. Salah satunya melalui Laboratorium Sutra Alam Indonesia yang berfokus pada kegiatan di bidang serikultur, yang merupakan bagian dari pengelolaan hutan berkelanjutan. Laboratorium ini mendukung peningkatan kualitas teori dan praktik dalam bidang serikultur. Sesuai dengan tugasnya dalam standardisasi dan penilaian kesesuaian instrumen pengelolaan hutan, LSAI melakukan kegiatan di bidang serikultur sesuai dengan standar yang berlaku. Hal ini memastikan bahwa kegiatan serikultur yang dilakukan oleh Laboratorium Sutra Alam Indonesia tidak hanya berkontribusi terhadap industri sutra, tetapi juga terhadap kelestarian hutan dan lingkungan.

Dalam agenda audiensi yang diadakan, turut hadir Kepala Pusat Zoologi Terapan BRIN, Ibu Evy Ayu Arida. Tim dari Laboratorium Sutera Alam Indonesia (LSAI) memberikan kesempatan kepada tim Pusat Zoologi Terapan BRIN dan Animalium untuk berkeliling dan mengenal lebih dekat berbagai area laboratorium, termasuk ruang pemeliharaan ulat sutera skala kecil dan besar, ruang perkawinan kupu-kupu, ruang peneluran, ruang pemintalan, serta galeri yang memamerkan keindahan sutra alam. Selain itu dijelaskan juga secara singkat bagaimana alur pemeliharaan ulat mulai dari penetasan telur sampai dengan proses perkawinan kupu, beserta kegiatan pasca panen yaitu pengolahan kokon.

Dengan adanya audiensi ini, diharapkan akan terbuka peluang baru untuk penelitian dan edukasi di bidang zoologi terapan. Kolaborasi antara lembaga-lembaga ini diharapkan dapat membawa dampak positif yang signifikan bagi konservasi satwa di Indonesia dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelestarian keanekaragaman hayati.

Penanggungjawab Berita: Dr. Wening Sri Wulandari – Kepala Pustarhut

Kontributor Berita: Shabrina Tyas Ahmadi, S.Hut – Pengendali Ekosistem Hutan Ahli Pertama

Editor: Dr. Ir. Hernita Wahyuni, M.Si – Kepala Bidang PSIPLK